gores pena

Saturday, April 1, 2017

DEFINISI BUDAYA ORGANISASI MENURUT PARA AHLI


  1. Menurut Rivai dan Mulyadi (2012), “Pengertian budaya menurut definisi, budaya itu sukar dipahami, tidak berwujud, implisit dan dianggap sudah semestinya atau baku. Definisi lain menyebutkan budaya adalah sejumlah pemahaman penting seperti norma, nilai, sikap, dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh anggota organisasi.
  2. Menurut Laudon dan Laudon (2012), "Seluruh organisasi memiliki asumsi dasar, yang tak dapat dibantah, dan tidak dapat dipertanyakan (oleh anggotanya) yang menjelaskan tujuan dan produk organisasi tersebut. Budaya organisasi meliputi seperangkat asumsi ini mengenai produk apa yang harus diproduksi organisasi, bagaimana organisasi memproduksinya, dimana dan untuk siapa".
  3. Menurut Tintami et al. (2012), "Budaya organisasi adalah filosofi dasar organisasi yang memuat keyakinan, norma-norma, dan nilai-nilai bersama yang menjadi karekteristik inti tentang bagaimana melakukan sesuatu dalam organisasi".
  4. Menurut Edy Sutrisno (2013), "Budaya organisasi merupakan suatu kekuatan sosial yang tidak tampak, yang dapat menggerakkan orang-orang dalam suatu organisasi untuk melakukan aktivitas kerja. Secara tidak sadar tiap-tiap orang di dalam suatu organisasinya".


Sumber:
Laudon, C. Kenneth & Laudon, P. Jane. (2015). Sistem Informasi Manajemen, Edisi Ke-13, Jakarta: Salemba Empat.
Rivai, Veithzal. dan Mulyadi, Deddy. (2012), Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi. Edisi Ketiga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Tintami, Lila., Pradhanawati, Ari., dan Susanto, Hari. (2012), “Pengaruh Budaya Organisasi Dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Disiplin Kerja Pada Karyawan Harian SKT Megawon II PT. Djarum Kudus”. e-Journal, Vol. 2, No.1: 1-8.
Sutrisno, Edy. (2011). Budaya Organisasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

No comments:

Post a Comment